Yakin Demokrasi Mati?

Isu Pilkada via DPRD sebenarnya asik lho untuk kita pandang dari sisi positif, yaitu menghidupkan diskursus dan memahami demokrasi itu sendiri. Dibanding membuat stereotyping atau judging kepada kelompok yang berseberangan, dengan diskursus kita bisa menambah ilmu dan mengembangkan sikap toleran.

Pertama, sebelum menyebut “demokrasi telah mati” sebab hak pilih langsung menjadi diwakilkan, apakah sudah membaca mengenai varian demokrasi? Bahwa mewakilkan hak pilih adalah bagian dari demokrasi. Beda kasus jika tidak memiliki kepercayaan terhadap orang yang mewakili. Itu bukan masalah demokrasi, itu masalah diri sendiri. Kedua, sebelum menggunakan kata “perampok” yang ditujukan kepada wakil rakyat yang konstitusional melakukan demokrasi—hanya karena mereka berbeda koalisi, apakah teringat sila ke-4 dalam Pancasila? Sangat jelas bahwa pilihan mereka adalah manifestasi rakyat. Bukan rakyat 53% saja. Kadang yang menang sedikit ini tidak mempedulikan yang 47%. Seolah 53% itu adalah 100% rakyat versi sendiri. Sikap mengklaim nama rakyat itu memang sangat tidak baik. Ketiga, sebelum menghina presiden sendiri karena kepentingan kelompok tidak terakomodasi, apakah sudah melihat pelbagai kemajuan yang disumbangkan jauh lebih baik dari presiden-presiden sebelumnya? Semenjak era reformasi, presiden yang sekarang jauh lebih baik. Setidaknya, jika dibandingkan dengan presiden yang hobi menjual aset bangsa.

Ayo kita baca lagi tentang demokrasi, minimal dari Wikipedia—kalau bisa baca footnote-nya karena itu sumber sesungguhnya. Agar ketika bersikeras pilihan orang lain berbeda dengan pilihan kita, kita tidak mengklaim paling benar dan menjelek-jelekkan mereka. Yang parahnya, sudah ngotot, salah lagi. Mari manfaatkan momen ini untuk menjadi cerdas.

"Andaikan kau mau menunggu. Yang kau rugi hanyalah masalah waktu."
Ini kenyataan yang menyakitkan teman-teman. Wajar jika banyak penolakan terhadap UU Pilkada baru yang menyatakan kepala daerah dipilih oleh DPRD. Sebab di DPR sendiri, komposisi anggota terpilih yang tersangka korupsi begitu banyak.

Apa ada pilihanmu di dalam list itu?

Alhamdulillahnya, saya masih percaya dengan partai yang tidak ada di dalam list itu. Saya memilih mereka dan mendukung perjuangan mereka. Meski ada saja kekurangan dalam diri dan kerja mereka, tapi satu hal yang kita semua harus tahu saat ini: mereka tidak ada di dalam list di atas. Itu modal saya memberikan suara ke mereka.

Saya doakan semoga mereka tetap amanah.

Ini kenyataan yang menyakitkan teman-teman. Wajar jika banyak penolakan terhadap UU Pilkada baru yang menyatakan kepala daerah dipilih oleh DPRD. Sebab di DPR sendiri, komposisi anggota terpilih yang tersangka korupsi begitu banyak.

Apa ada pilihanmu di dalam list itu?

Alhamdulillahnya, saya masih percaya dengan partai yang tidak ada di dalam list itu. Saya memilih mereka dan mendukung perjuangan mereka. Meski ada saja kekurangan dalam diri dan kerja mereka, tapi satu hal yang kita semua harus tahu saat ini: mereka tidak ada di dalam list di atas. Itu modal saya memberikan suara ke mereka.

Saya doakan semoga mereka tetap amanah.

"Jadi muslim itu asik. Kalau dikasih nikmat kita bersyukur. Dengan itu, nikmat kita justru ditambah. Kalau dikasih cobaan kita bersabar. Dengan itu, kita justru makin belajar."
"Visual itu tentang sudut pandang. Bagus dan jelek sangat tergantung dari sudut mana kita melihatnya."
Jangan pernah tertipu dengan penglihatan semata.
"Kalau tidak berkeringat, berarti kita belum berolah raga. Kalau tidak lelah, berarti kita belum melakukan apa-apa—dalam kehidupan."
Yaa Allah, ambillah nyawaku saat Engkau meridhoiku. (Doa kematian yang baik)

Berdoalah setiap waktu memohon kematian yang baik dan diridhoi oleh Allah SWT. Sebab hanya keridhoan-Nya yang mampu menyelamatkan kita.

Yaa Allah, ambillah nyawaku saat Engkau meridhoiku. (Doa kematian yang baik)

Berdoalah setiap waktu memohon kematian yang baik dan diridhoi oleh Allah SWT. Sebab hanya keridhoan-Nya yang mampu menyelamatkan kita.

"Apa yang datang dari mulut itu susah dipercaya. Apa yang datang dari hati itu yang pantas dinilai. Mulut bisa berbohong. Hati tidak akan pernah bisa."
"Seorang muslim itu hanya punya dua pilihan ketika dikasih sesuatu oleh Allah: bersyukur atau bersabar. Tidak ada pilihan ketiga."
Semua pilihan adalah terbaik, karena tentang keimanan.
r-e-t-o-r-i-k-a-g-i-t-a:

herricahyadi:

Apa tafsirmu terhadap gambar ini? Aku? Aku ikut!

Ini dari DILAN bukan yaah??Waktu mau pergi tawuran..

Iya seri Dilan..

r-e-t-o-r-i-k-a-g-i-t-a:

herricahyadi:

Apa tafsirmu terhadap gambar ini? Aku? Aku ikut!

Ini dari DILAN bukan yaah??
Waktu mau pergi tawuran..

Iya seri Dilan..

Salam Hangat dan Doa

Beberapa hari sibuk menyiapkan keberangkatan yang serba mendadak menjadikan saya tidak sempat posting sesuatu di tumblr. Sebenarnya banyak yang mau saya bagi, mungkin satu persatu nanti saya selesaikan. Yang waktu itu saya ke sini dua kali dalam sebulan saja belum sempat saya ceritakan, hehe..

Yang jelas, teman-teman tumblr, mohon doanya semoga saya bisa menyelesaikan studi saya di negeri dua benua ini. Iya, insyaAllah saya sedang berada di Türkiye, tepatnya di kota Istanbul. Untuk 4-5 tahun ke depan saya akan berada di sini menyelesaikan studi PhD di program international relations, Istanbul University. Kampus yang sudah berusia 561 tahun, cita-cita saya semenjak dulu. 

Mungkin saya akan bercerita tentang besiswanya atau tentang ini-itu yang menarik buat dibaca atau dipelajari sebelum kalian ke sini. Jika berkunjung ke Istanbul, jangan segan-segan menghubungi saya, barangkali saya bisa membantu semampunya. 

oke, salam hangat dari Istanbul.. ;)

Apa tafsirmu terhadap gambar ini? Aku? Aku ikut!

Apa tafsirmu terhadap gambar ini? Aku? Aku ikut!

Pernah. Sedang. Terus begitu hingga akhir waktu.

Pernah. Sedang. Terus begitu hingga akhir waktu.